Zur Navigation | Zum Inhalt
26.2.08 malam komitmen PDF Afdrukken E-mail
Thursday 28 February 2008, 28 Februari 2008

oleh: ketua ppni holland


Rekan-rekan sejawat serta sahabat-sahabat saya yang berbahagia. Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, ppni cabang belanda telah diresmikan pada tanggal 26.2.2008 oleh Wakepri KBRI Den Haag, Bapak Djauhari Oratmangun. Hadir juga menyaksikan ketua Persatuan Pemuda Muslim Eropa sekaligus ketua Korwil FKA ESQ Belanda Bapak William de Weerd Satriaputra, ketua Cabang Isitimewa Muhammadiyah Belanda Bapak Surya Alinegara, ketua Parta Keadilan Sejahtera Bapak Deden Setiapermana, ketua Persatuan Pemuda katolik Amsterdam Bapak Kristophus Okta Sinaga, Perwakilan dari Stichting Brentano Ibu Kristita Tan, serta perwakilan rekan sejawat seluruh belanda dan tentu para ksatria-srikandi Otkin yang merintis dari awal terbentuknya ppni ini.

 

Segala puji bagi-Nya, karena acara belangsung khidmat. Diawali dengan doa, lagu indonesia raya sambutan Pak Djauhari, sosialisasi tentang ppni serta acara puncak peresmian ppni dengan ditandai pemukulan gong serta penyematan pin ppni dan pin kedutaan besar republik indonesia kepada ketua ppni, dimana setiap pin yang disematkan ke pundak ppni menjadi simbol tugas-tugas yang mesti dilaksanakan oleh segenap pengurus dan anggota ppni.

Malam peresmian ini juga menjadi sangat istimewa karena segenap pengurus PPNI dan anggota ppni ber-komitmen di depan khalayak diantaranya didepan para tokoh masyarakat untuk mewujudkan visi komunitas keperawatan profesional (insan perawat ber-adab). Dan ini tentu komitmen dimana harus dipertanggungjawabkan khususnya oleh segenap pengurus dan anngota ppni di setiap akhir masa jabatan tentang apa yang telah dilakukan untuk mencapai visi diatas. Dan tentu Tuhan-pun juga akan memintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah kita lakukan, karena Dia bersama para malaikat juga menjadi saksi pada malam 26 februari 2008 di aula nusantara KBRI Den Haag atas komitmen kita bersama.


Visi komunitas keperawatan yang beradab (baca: profesional) bukanlah suatu yang mudah, namun juga bukan sesuatu yang mahal. Komunitas beradab dibentuk oleh insan-insan perawat yang ber-karakter. Oleh karenanya seorang perawat tidak cukup hanya dibekali oleh pengetahuan dan keterampilan keperawatan saja, namun yang menjadi kunci adalah attitude/sikap keperawatan (baca: kode etik keperawatan) dan sikap tersebut adalah pencerminan dari spirit yang kita miliki. Selalu ada 2 kutub spirit yang selalu tarik menarik mewarnai sikap seseorang yaitu kutub spirit materialisme dan kutub spirit-ualisme. Semakin kita mendekati kutub spritualisme (baca: kedekatan kepada Sang Pencipta) semakin baik sikap seseorang, sebaliknya semakin dekat dengan kutub materialisme semakin jelek sikap seseorang.
 
Disinilah essensi tugas ppni kedepan. Menciptakan insan-insan perawat spritualisme buka materialisme yang hanya berorientasi pada sekerat roti di akhir bulan. menciptakan perawat yang tidak hanya cerdas dalam pengetahuan dan keterampilan namun juga sadar untuk apa dia tahu dan terampil sehingga tercipta perawat-perawat universal yang berada diatas semua kepentingan-kepentingan sesaat atau egoisme golongan.
 
akhir kata, perkumpulan ini harapkan bisa menjadi air segar ditengah kehausan insan keperawatan di padang pasir nan gersang. Semoga Tuhan merestui perjuangan  kita.

Salam Juang,

Syafiih Kamil, Amk.

Ketua PPNI Belanda

 
< Vorige   Volgende >
  • Bahasa Indonesia
  • Nederlands

..............

Dirgahayu Negeriku

web tasarim magazin hosting

Poling INNA-N

Bagaimana pendapat anda tentang website PPNI Belanda ini?
 

Who's Online

We hebben 129 gasten online

Daftar Links

PPNI Pusat

Apotheek Nederland

ImigratieNederland
Ranesi