Zur Navigation | Zum Inhalt
Protokol Penanganan Pada Pasien Dengan Hypo Dan Hyperglikemi PDF Afdrukken E-mail
Thursday 31 January 2008, 31 Januari 2008
Kadar gula darah, dapat seringkali berubah-rubah secara tidak teratur. Banyak sekali, kita sebagai perawat menemukan pasien yang mengalami perubahan kadar gula dalam darahnya dengan sangat tidak teratur. Untuk itu, agar perawat dapat menangani pasien seperti diatas secara baik dan benar, maka diperlukan pula pengetahuan penanganannya secara baik sesuai dengan protoko yang ada.

I. Penanganan Pada Hypoglicaemia (kadar gula darah rendah)

A. Pada keadaan gula darah 2.5 - 4.0 mmol/l dan pasien dalam keadaan sadar.
 
Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah memberitahukan kepada penanggung jawab dinas (leidinggevende) dan kemudian:

Beri pasien 6 tablet dextro, suruh pasien mengunyahnya atau juga dapat dibiarkan larut dalam segelas air kemudian suruh pasien minumnya. Setelah itu, beri pasien makan yang manis-manis. Seperti roti yang dioles dengan slei (jam).  Jangan beri pasien vla bersamaan dengan minuman limonade/sirup, karena keduanya sangat lambat diserap oleh usus.
Periksa kembali kadar gula darah pasien setelah setengah jam
Jika kadar gula darah masih 2.5 - 4.0, maka ulangi sekali lagi penanganan 2
Jika gula darah > 4.0 mmol/l, maka periksa kadar gulanya setelah 2 jam kemudian
Beritahukan pada dokter pada waktu visit
Bicarakan bersama dengan dokter tentang obat antidiabetes pasien.
 
B. Pada keadaan gula darah < 2.5 mmol/l dan pasien masih sadar.

Pertama, beritahukan hal ini kepada penanggung jawab dinas (leidinggevende) dan kemudian:

Beri pasien 8 tablet dextro, suruh pasien mengunyahnya atau juga dapat dibiarkan larut dalam segelas air kemudian suruh pasien minumnya. Setelah itu, beri pasien makan yang manis-manis. Seperti roti yang dioles dengan slei (jam). Jangan beri pasien vla bersamaan dengan minuman limonade/sirup, karena keduanya sangat lambat diserap oleh usus
Periksa kembali kadar gula darah pasien setelah setengah jam. Bila masih < 2.5 mmol/l, maka beritahukan hal ini kepada dokter
c. Jika kadar gula darah masih 2.5 - 4.0, maka ulangi sekali lagi penanganan 2
Jika gula darah > 4.0 mmol/l, maka periksa kadar gulanya setelah 2 jam kemudian
Beritahukan pada dokter pada waktu visit
Bicarakan bersama dengan dokter tentang obat antidiabetes pasien.
 
C. Pada keadaan gula darah < 2.5 mmol/l dan pasien dalam keadaan tidak sadar.

Beritahukan segera kepada penanggung jawab dinas dan kemudian:


Segera suntik 1ml glucagon intra musculair (i.m). Pasien harus sadar dalam jangka waktu 15 menit setelah disuntik, dan hubungi dokter
Jika pasien juga masih tidak sadar setelah 15 menit pemberian injeksi, maka suntik pasien dengan 10 ml glucose 40% intra venus (i.v), dan ulangi sesuai anjuran dokter.
II. Protokol pada Hyperglikemia

Pada keadaan kadar gula darah 20-25 mmol/l dan pasien dalam keadaan sadar, maka setelah penanggung jawab dinas diberitahu maka kemudian langkah awal yang dilakukan adalah beri pasien minum yang banyak. Jika memungkinkan 1 liter dalam jangka waktu 2 jam. Setelah 2 jam periksa kembali kadar gula darahnya. Jika kadar gula masih  lebih dari 20mmol/l, maka segera panggil dokter

Jika kadar gula darah lebih dari 25 mmol/l, segera panggil dokter. Beri Actrapid injeksi (setelah bicarakan dengan dokter) dan setelah 4 jam kembali periksa ulang kadar gula pasien. Jika masih melebihi 20 mmol/l dan suntik kembali dengan Actrapid (sesuai dengan pembicaraan dengan dokter). Terus lakukan hingga gula darah kurang dari 20 mmol/l.   

 Sumber : Diabetesprotocool November 2004 WZH Sammersbrugh Den Haag.

 

 

 
< Vorige   Volgende >
  • Bahasa Indonesia
  • Nederlands

..............

Dirgahayu Negeriku

web tasarim magazin hosting

Daftar Links

PPNI Pusat

Apotheek Nederland

ImigratieNederland
Ranesi